Hasil Babak Grand Final MPL Piala Presiden Esports 2021: Leo Lucki Resmi Menjadi Master Speed Chess!

Dengan pasangan pecatur senior dan pecatur muda yang akan turun ke panggung, Babak Grand Final MPL Piala Presiden Esports memang sudah sangat dinanti-nanti. Dari 40.000 pemain yang mengikuti Babak Kualifikasi, akhirnya tersisa 2 pemain yang memperebutkan gelar Juara Piala Presiden.

Di satu sisi, ada pecatur muda Leo Lucki yang sudah menempuh perjalanan jauh dari Palu ke Jakarta dan akhirnya ke panggung Grand Final Piala Presiden di Bali. Menunggu di sudut lainnya adalah Bapak Kosasih, pecatur senior asal Bekasi yang selalu tampil agresif di pemain catur.

Duel Akbar Antara Leo Lucki dan Kosasih

final piala presiden leo kosasih
Photo by MPL

Meskipun masing-masing pemain sudah berhasil membuktikan kalau mereka pantas menjadi Master Speed Chess, namanya kompetisi harus ada yang menang dan yang kalah. Berhubung ada hadiah utama Rp. 100 juta yang sudah menunggu sang juara, pastinya kedua pemain tidak ada yang mau kalah, Pro!

Dengan kedua Finalis yang sama-sama tampil dominan di Babak Semifinal, bisa dibilang tidak ada pemain yang lebih dijagokan. Pada Babak Semifinal, Bapak Kosasih dan Leo berhasil menaklukkan lawan mereka, Bapak Yunias dan Taufik, di 2 pertandingan langsung.

Sama seperti di Babak Semifinal, Babak Grand Final juga menggunakan format Best of 3 dan berlangsung di tanggal 18 Desember kemarin. Artinya, setiap finalis harus bisa memenangkan total 2 pertandingan sebelum bisa meraih gelar Juara Piala Presiden, Pro!

Game 1 – Leo Berhasil Memanfaatkan Blunder Menteri Bapak Kosasih Untuk Memenangkan Pertandingan

Seperti halnya di permainan Speed Chess biasa, penentuan siapa pemain yang akan bermain sebagai buah putih maupun hitam ditentukan secara acak. Di pertandingan pertama Babak Grand Final, Leo yang mendapat jatah bermain sebagai buah putih dan memulai pertandingan.

Berbeda dengan Babak Semifinal yang cenderung cepat, duel pertama antara Leo dan Bapak Kosasih ini dimulai agak lambat. Masing-masing Finalis bermain hati-hati dan tidak banyak pertukaran buah catur yang terjadi di paruh awal.

Tapi, dengan waktu bermain Leo yang tersisa 1 menit, akhirnya kedua pemain mulai menunjukkan taringnya. Sayangnya, Bapak Kosasih yang awalnya sudah mulai mengancam dengan skak malah melakukan blunder dengan Menteri miliknya, Pro.

Leo berhasil memanfaatkan blunder tersebut dan mulai menekan Bapak Kosasih sampai pecatur senior tersebut terpaksa mengibarkan bendera putih.

Game 2 – Bapak Kosasih Comeback Dan Berhasil Memojokkan Raja Leo Dengan Kombinasi Gajah dan Kuda

Bukan babak Final namanya kalau tidak mengandung drama seru, dan itulah yang terjadi di pertandingan kedua. Sama seperti sebelumnya, Leo lagi-lagi mendapat jatah bermain sebagai buah putih.

Dari opening, lagi-lagi kedua Finalis mengambil pendekatan yang hati-hati, terutama Leo yang memilih bermain posisional. Pecatur berusia 25 tahun tersebut melakukan rokade di sisi Raja sambil menghentikan laju Pion dari Bapak Kosasih.

Sayangnya, rokade tersebut malah menjadi bumerang untuk Leo, Pro. Dengan memanfaatkan pergerakan Raja Leo yang terbatas, Bapak Kosasih melancarkan serangan kombinasi menggunakan Gajah miliknya.

Dibantu dengan Kuda dan Menteri, pecatur senior tersebut berhasil menskak mat Leo dan melakukan comeback, Pro! Walhasil, Juara Piala Presiden akhirnya harus ditentukan dengan satu pertandingan penentu.

Game 3 – Duel Klimaks yang Sampai Berlanjut ke Endgame

Kalau dua pertandingan seru harus berakhir dengan antiklimaks, pasti penonton bakal kecewa, kan? Untungnya, duel akhir Babak Grand Final Piala Presiden jauh lebih seru dibandingkan dua pertandingan sebelumnya, Pro!

Sudah seperti roller coaster, momentum di partai ketiga antara Leo dan Bapak Kosasih sering berpindah-pindah. Kali ini, giliran Bapak Kosasih yang mendapatkan jatah bermain sebagai buah putih untuk pertama kalinya di Babak Grand Final ini.

Dari fase opening saja, sudah ada pertukaran buah catur antara kedua pemain. Leo yang sebelumnya bermain posisional juga di duel ketiga ini lebih menyambut serangan dari Bapak Kosasih dengan terbuka, Pro.

Memasuki fase middlegame, Bapak Kosasih sempat unggul beberapa buah dari Leo. Dengan sisa waktu Leo yang semakin menipis, sepertinya peluang Bapak Kosasih untuk memenangkan pertandingan semakin besar.

Tapi, sesuai dengan pepatah “it’s not over until it’s over”, Leo berhasil membalikkan keadaan di endgame, Pro! Dengan waktu tersisa 18 detik, pecatur asal Palu tersebut berhasil memojokkan dan memaksa Bapak Kosasih untuk lagi-lagi mengibarkan bendera putih.

Juara MPL Piala Presiden Esports 2021 – Leo Lucki!

juara final piala presiden leo
Photo by MPL

Mau kamu mendukung Leo atau Bapak Kosasih, pasti kamu setuju kalau Babak Grand Final Piala Presiden ini jauh melebihi ekspektasi. Dari comeback Bapak Kosasih di Game 2, sampai ke duel sampai titik penghabisan di Game 3, Babak Grand Final ini penuh drama bak film Hollywood, Pro!

Meskipun hampir kehabisan waktu di pertandingan terakhir, Leo Lucki berhasil keluar sebagai Juara Piala Presiden. Tapi, kita juga tidak boleh melupakan perjuangan Bapak Kosasih yang berhasil memukau para pecatur lain dengan taktik-taktik agresifnya.

Selain kedua pecatur tangguh tersebut, ada juga Bapak Yunias dan Taufik yang sayangnya kandas di Babak Semifinal sehari sebelumnya, Pro. Atas pencapaian mereka di Piala Presiden, keempat pecatur amatir ini berhak memenangkan total hadiah Rp. 200 juta, lho!

Peringkat Nama Hadiah
Winner Leo Lucki Prasetyo Rp. 100.000.000
Runner-up Kosasih Rp. 50.000.000
Semifinalis Yunias Yunus Hendrik Rp. 25.000.000
Semifinalis Taufik Rp. 25.000.000

Tunggu Kompetisi Esport dari MPL Selanjutnya!

Untuk Pro yang belum bisa ikut berpartisipasi di ajang MPL Piala Presiden Esports 2021, kamu jangan berkecil hati. Meskipun kompetisi tersebut sudah berakhir, MPL pastinya sudah mempersiapkan kompetisi-kompetisi seru lainnya di tahun 2022 nanti, Pro!

Selama menunggu, kamu juga masih bisa main game di Aplikasi MPL dan mengikuti event-event seru lainnya, kok!

guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Komentar!!!x