Esport Adalah Salah Satu Industri Dengan Pertumbuhan Paling Cepat, Kenalan Dulu Yuk!

Pro, kalau kamu mencari peluang kerja paling cuan di tahun 2020 nanti, kenapa tidak mempertimbangkan Esport saja? Banyak pengamat yang menilai bahwa Esport adalah salah satu industri dengan perkembangan paling cepat di beberapa tahun terakhir, Pro!

Tapi, sebenarnya apakah kamu sudah mengetahui Esport itu apa? Meskipun kamu mengetahui kalau Esport atau electronic sports secara harfiah adalah olahraga elektronik, ada banyak seluk-beluk Esport yang mungkin belum kamu ketahui.

Esport: Cabang Olahraga Modern Abad 21

Nah, pertama-tama kita mulai dari pengertian secara harfiahnya dulu. Seperti yang disebutkan sebelumnya, Esport atau Esports merupakan kependekan dari electronic sports yang artinya adalah olahraga elektronik.

Disebut sebagai electronic sport karena kompetisi Esports itu sendiri bertempat sepenuhnya di dalam dunia video game. Meskipun masih banyak kritik yang tidak setuju Esports disebut sebagai cabang olahraga , Esports memiliki banyak kemiripan dengan kompetisi olahraga profesional, lho.

Memang Esports tidak memiliki elemen atletik seperti misalnya sepak bola, tapi pertandingan Esports juga tidak kalah kompetitif. Umumnya, dua tim akan saling mengadu kemampuan mereka di video game tertentu dan kompetisi ini akan murni berbasis skill dan kerjasama tim.

Selayaknya olahraga populer, kompetisi game ini akan disiarkan secara langsung melalui platform seperti YouTube atau Twitch. Meskipun Esports sendiri umurnya masih terhitung muda, industri ini sudah semakin bertumbuh pesat seiring dengan perkembangan internet dan teknologi.

Sejarah Singkat dan Perkembangan Esports

Cikal bakal Esports itu sendiri mungkin berawal dari game fighting Street Fighter II buatan Capcom yang pertama kali dirilis di tahun 1991. Game Street Fighter II merupakan salah satu game pertama yang mengutamakan elemen kompetitif di dalam game itu sendiri.

Tapi, Esports modern itu sendiri berawal dari game Counter-Strike dan DotA yang dirilis di awal abad 21. Kepopuleran dua game tersebut akhirnya melahirkan turnamen-turnamen dan atlet-atlet Esport yang kemampuannya diakui di dunia.

Dengan internet yang semakin menjamur, pemain di seluruh dunia juga akhirnya bisa mengikuti kiprah atlet favorit mereka melalui live streaming, Pro! Walhasil, Twitch akhirnya lahir di tahun 2011 sebagai wadah yang mengutamakan konsep live streaming game dan Esports sebagai model bisnisnya.

Revolusi Esports belum berhenti di situ, karena dunia Esports lagi-lagi terguncang dengan popularitas mobile gaming. Esports yang dulu terbatas di konsol dan PC akhirnya mulai merambah ke game mobile yang memiliki potensi pasar lebih besar karena smartphone merupakan perangkat sejuta umat.

Akhirnya, sekarang Pro sudah bisa menemukan banyak game dan kompetisi Esport yang berbasis di PC/konsol maupun di mobile game. Bahkan, ada juga Aplikasi MPL yang langsung berfungsi sebagai platform Esport dan menyediakan berbagai game kasual berbasis skill, Pro!

Game-game Esports Paling Populer Saat Ini

Nah, untuk Pro yang ingin berkecimpung di dunia Esports, langkah pertama adalah menentukan game Esports mana yang ingin kamu tekuni. Dengan industri Esports yang sudah semakin dewasa, sekarang banyak sekali pilihan game Esports di PC maupun di HP yang bisa jadi pilihan.

Genre game yang ditawarkan juga sangat luas, dari game first-person shooter (FPS), multiplayer online battle arena (MOBA), atau battle royale yang selalu rusuh! Bagi Pro yang berambisi menjadi atlet atau pemain game profesional, cek daftar game Esports populer berikut!

DOTA 2

Sebagai dedengkot Esports, seri video game DOTA pastinya tidak boleh kelewatan, Pro. Meskipun awalnya merupakan modifikasi dari game strategi WarCraft III, sekarang sudah ada sekuel DOTA 2 dari developer Valve yang berdiri sendiri.

Game Esport PC yang satu ini mengambil konsep MOBA yang mempertemukan 2 tim dalam satu pertandingan 5v5. Tiap pemain bisa memilih antara lebih dari seratus hero yang tersedia yang masing-masing memiliki skill, kelebihan, dan kekurangan sendiri.

Ketika bermain game MOBA, Pro ditantang untuk bisa melindungi markas sambil menyerang markas dan hero lawan. Caranya adalah dengan memanfaatkan hero kamu seefektif mungkin sambil bekerja sama dengan rekan tim kamu, Pro!

DOTA 2 bisa dibilang merupakan game Esport paling populer saat ini dan memiliki turnamen bergengsi The International yang didahului dengan Dota Pro Circuit tiap tahunnya.

League of Legends

Sama-sama mengusung genre MOBA, game PC League of Legends (LoL) bisa dibilang adalah kompetitor DOTA yang paling dekat. Meskipun dari genre yang sama, LoL menghadirkan pengalaman bermain game yang sangat berbeda dengan DOTA.

Dalam merancang LoL, developer Riot Games mengutamakan aksesibilitas pemain, berbeda dengan DOTA yang terkenal kompleks. Ini bukan berarti LoL adalah game yang mudah, tapi lebih bergantung pada skill saat bermain ketimbang waktu yang kamu habiskan untuk mempelajari gameplay.

Seperti DOTA, LoL juga rutin menggelar kompetisi bergengsi League of Legends World Championship pada akhir musim. Turnamen tersebut didahului dengan bermacam-macam turnamen regional yang berlangsung di seluruh penjuru dunia.

Di tahun 2020, Riot Games juga sudah menghadirkan LoL: Wild Rift di Android dan iOS yang merupakan adaptasi dari LoL versi PC.

Call of Duty: Mobile

Sebagai adaptasi dari seri game terkenal di PC dan konsol, tidak heran Call of Duty: Mobile langsung mendapat sambutan hangat ketika meluncur di Android. Hanya dalam 2 tahun saja, CoD: Mobile langsung tumbuh menjadi salah satu game Esport paling populer di Android.

Seperti pendahulunya, CoD: Mobile masih mengusung gameplay first-person shooter di mana 2 tim akan saling mengadu kemampuan tembak-menembak. Mode yang digunakan juga masih sama dengan CoD versi PC dan konsol, seperti Team Deathmatch, Domination, dan juga Hardpoint.

Layaknya game Esport, developer Activision juga sudah menggelar kompetisi profesional bertajuk CoD: Mobile World Championship di akhir musim. Di turnamen tersebut, atlet-atlet Esport yang berhasil lolos dari turnamen regional akan memperebutkan hadiah milyaran rupiah, Pro!

PUBG Mobile

Seperti DOTA yang menjadi pelopor genre MOBA, PUBG menjadi pelopor genre battle royale ketika pertama kali dirilis di tahun 2017. Menggabungkan konsep FPS dengan genre survival, PUBG berhasil menarik perhatian gamer di seluruh dunia dan akhirnya diadaptasi ke Android dengan game PUBG Mobile.

Dalam genre battle royale, kamu dan 99 pemain lainnya akan dilempar ke sebuah area permainan besar dalam sebuah kompetisi last man standing. Untuk memenangkan permainan, kamu harus memanfaatkan senjata dan medan untuk bisa menjadi pemain terakhir yang bertahan hidup, Pro!

Kesuksesan PUBG juga akhirnya melahirkan banyak kompetitor yang menggunakan konsep yang sama seperti Free Fire dan juga mode Warzone yang ada di CoD: Mobile. Tapi, mereka semua masih belum bisa menyaingi prestis turnamen PUBG Mobile Global Championship yang rutin berlangsung di akhir tahun.

Perkembangan dan Prospek Esport di Masa Depan

Dengan penduduk dunia yang masih harus banyak berdiam di rumah akibat pandemi COVID-19, banyak dari mereka yang beralih ke video game, Pro. Majalah Forbes bahkan melihat bahwa Esport menjadi salah satu industri dengan pertumbuhan paling besar di masa pandemi.

Nah, untuk Pro yang ingin menjadi atlet Esport atau gamer profesional, kamu tidak perlu ragu lagi!

guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Komentar!!!x